If You Love Me More [6/?]

Gambar

Title     : If You Love Me More 6

Author : Dyah Lee

Cast     :   Cho Kyuhyun, Lee Eun Kyo, Hwang Mi Young, Lee Donghae, Jung Soo Jung

Genre : Romance

Rating : G

Note   : Maaf jika banyak typo yang bertebaran.

 

 

 

***

 

 

 

AUTHOR POV

 

 

Tidak terasa hari semakin sore. Matahari mulai meninggalkan tempat peraduaanya, membuat warna langit yang tadinya berwarna biru kini berubah menjadi warna orange.

 

Keempat orang yang berada di taman itu memutuskan untuk segera pulang ke rumah masing-masing sebelum langit malam datang. Setelah mengambil mobil di parkiran universitas Kyuhyun, Mi Young dan Eun Kyo kini berhenti tepat didepan halte bus yang berada tidak jauh dari universitas mereka.

 

“Benar kau tidak ingin kami antar?”Tanya Mi Young pada seorang gadis yang berada di luar mobilnya. Gadis itu -Jung Soo Jung- berdiri didepan halte bus menatap sahabatnya itu yang ada didalam mobil.

 

“Tidak perlu. Aku harus mampir kesuatu tempat sebelum aku pulang”Tolak Soo Jung halus.

 

“Baiklah kalau begitu, kami pulang dulu. Sampai bertemu besok. Bye”Mi Young melambaikan tangannya pada Soo Jung. Setelah itu menutup kaca mobilnya saat mobil itu mulai melaju meninggalkan Soo Jung yang masih setia berdiri didepan halte bus.

 

Soo Jung membalas lambaian tangan Mi Young“Ne. Hati-hati”Gadis itu tersenyum dan segera menghentikan taksi yang melintas untuk mengantar Soo Jung ke tempat tujuannya.

 

 

 

Didalam mobil kini ketiga orang itu hanya diam. Sibuk dengan pikiran masing-masing tanpa ada percakapan semenjak mereka meninggalkan kampus mereka beberapa menit yang lalu. Cho Kyuhyun, kali ini pria itu mengambil alih tugas Mi Young untuk menyetir mobil gadis itu. Awalnya memang Mi Young tidak mengizinkan sama sekali, namun dengan jurus memaksanya Kyuhyun berhasil membuat Mi Young mengalah dan memberikan singgasananya itu.

 

“Yak! Pelan-pelan menyetir mobilnya. Kau tahu, keselamatan harus diutamakan”Ujar Mi Young ketus membuka obrolan setelah bermenit-menit keheningan mereka ciptakan.

Sebenarnya Mi Young masih merasa trauma dengan kecelakaan beberapa hari yang lalu. Membuatnya terlalu berhati-hati dan tidak pernah mau lagi melajukan mobilnya terlalu kencang. Ia pikir lebih baik lambat dan selamat dari pada terlalu cepat tetapi mendapat resiko setelahnya.

 

“Ne. Aku tahu Nona Hwang. Lagi pula kenapa kau terlihat begitu takun. Bukankan lebih cepat sampai? Dari pada seperti ini, aku rasa akan lebih lama sampai rumah”

 

“Aish! Sudahlah jangan terlalu banyak bertanya. Lebih baik kau menyetir saja dengan benar dan jangan sampai kau melajukan mobil ini melebihi batas normal”Ujar Mi Young memberikan titahnya.

 

Mendengar itu, Kyuhyun hanya bisa terkekeh. Entah bagaimana disaat seperti ini Mi Young terlihat lebih lucu dan menggemaskan. Bagaimana bisa gadis yang begitu dikaguminya itu sangat ketakutan jika Kyuhyun melajukan mobilnya di atas batas normal? Apa mungkin gadis itu memiliki trauma? Entahlah. Sepertinya Kyuhyun harus menanyakannya.

 

Sementara di bangku belakang, Eun Kyo hanya bisa memandang dua orang yang ada didepannya itu nanar. Lagi-lagi jantungnya terasa sakit seperti ditusuk-tusuk oleh jarum ketika melihat keakraban kedua sahabatnya itu. Tunggu, bukan kedua tetapi seorang sahabatnya dan pria yang dicintainya. Bukannya tidak suka melihat keakraban mereka, hanya saja.. Bagaimana ya menjelaskannya, kalian pasti tahu perasaan kalian saat melihat orang yang kalian cintai terlihat begitu akrab atau mungkin lebih tepatnya begitu dekat dengan oeang lain sementara ada kalian didekatnya. Cemburu? Entahlah. Tapi setidaknya mereka berdua harus menyadari ada Eun Kyo dibelakang mereka.

 

Kurang lebih lima belas menit kemudian mereka sampai. Lebih tepatnya sampai didepan rumah Kyuhyun. Ya, sebelum Mi Young dan Eun Kyo pulang, mereka terlebih dahulu mengantar pria itu kembali kerumahnya. Sebenarnya rumah Kyuhyun bisa dibilang tidak terlalu jauh dari tempat mereka menuntut ilmu. Dan untung saja rumah Kyuhyun memiliki jalan yang searah dengan rumah Mi Young sehingga tidak membuat gadis itu dengan senang hati mengantarnya.

 

“Terimakasih atas tumpangannya”Ujar Kyuhyun setelah menghentikan mobil Mi Young didepan gerbang rumahnya. Pria bertubuh jangkung itu melepaskan seat beltnya dan segera keluar dari mobil itu.

 

“Ne, salam untuk Cho Ahjumma dan Cho Ahjussi. Aku dan Eun Kyo tidak bisa mampir karena hari semakin sore”Ujar Mi Young setelah ikut keluar dari mobilnya dan berdiri didepan Kyuhyun.

 

“Eung. Sekali lagi terimakasih. Kalau begitu aku masuk dulu. Hati-hati menyetir mobilnya Nona Hwang… Dan Kyo-ya, sampai besok”

 

Kyuhyun membalikkan badannya meninggalkan Mi Young dan Eun Kyo yang masih berdiri disamping mobil. Setelah puas menatap punggung pria bermarga Cho itu, mereka pun kembali masuk ke dalam mobil untuk melanjutkan perjalanan mereka pulang ke rumah.

 

***

 

 

“Aku pulang”Sapa Eun Kyo dengan suara lembutnya memasuki rumah.

 

Terlihat kedua orangtuanya sedang bersantai menikmati waktu mereka dengan menonton televisi di ruang kelurga. Mendengar suara putrinya itu mereka dengan cepat mengalihkan pandangan mereka menatap Eun Kyo yang baru saja pulang dari kegiatan belajarnya.

 

“Kau sudah pulang sayang? Kemarilah, ada sesuatu yang ingin Eomma dan Appa katakan padamu”Ibu Eun Kyo memberikan isyarat agar Eun Kyo mendekat dan duduk dengan menepuk-nepuk sofa yang ada disampingnya.

 

Tanpa mengatakan apapun Eun Kyo langsung berjalan mendekati tempat dimana Ayah dan Ibunya berada. Gadis itu mengambil tempat tepat disamping ibunya.

 

“Kami punya kabar baik, besok kami berencana akan berlibur ke Pulau Jeju”Ibu Eun Kyo terlihat bersemangat menyampaikan kabar gembira kepada putrinya. Wanita paruh baya itu menatap Eun Kyo menantikan bagaimana respon gadis itu mendapat kabar menyenangkan ini.

 

“Kalian berdua akan berlibur ke Pulau Jeju?”Tanya Eun Kyo polos sontak membuat Ibunya menghela nafas.

 

“Bukan. Tapi Appa, Eomma dan Kau. Kita akan berlibur ke Jeju. Juga Keluarga Hwang dan Keluarga Cho. Kita semua sepakat untuk berlibur bersama disana”Jawab ayah Eun Kyo.

 

“Oh, benarkah?”

 

“Ne. Bagaimana?”Tanya sang ibu kini memastikan pendapat putrinya.

 

“Aku rasa itu menyenangkan. Tapi sepertinya aku tidak bisa ikut”Jawab Eun Kyo sedikit menyesal. Sontak ayah dan ibu Eun Kyo mengernyitkan dahinya, heran dengan pernyataan putrinya tentang ketidak-ikutsertaanya dalam liburan ini.

 

“Waeyo?”Tanya sang ibu reflek setelah mendengar ucapan putrinya.

 

“Sebenarnya aku ingin berlibur bersama kalian. Tapi masih banyak tugas yang harus segera aku selesaikan jika tidak ingin mendampat nilai D. Jadi lebih baik aku di rumah saja”Eun Kyo mencoba untuk tersenyum menatap kedua orang tuanya. Yah, memang sebenarnya gadis itu sangat ingin ikut liburan bersama. Apalagi ke pulau Jeju, jarang-jarang ia bisa pergi kesana. Tapi sepertinya tugas-tugas kuliah masih mengantri untuk segera diselesaikan sebelum batas waktunya berakhir dan mengharuskan Eun Kyo mengurungkan niatnya untuk liburan bersama.

 

 

“Kau yakin tidak ikut?”Tanya ibu Eun Kyo sekali lagi memastikan keputusan putrinya itu. Mungkin saja Eun Kyo akan berubah pikiran walaupun sepertinya tidak secepat ini.

 

“Ne. Aku yakin. Aku tidak bisa meninggalkan tugas-tugas itu”Jawab Eun Kyo pasti. Tidak ada keraguan sedikitpun yang terlihat diwajah cantiknya.

 

Nyonya Lee kembali menghela nafasnya“Arraseo. Kalau begitu Eomma dan Appa juga tidak akan pergi. Kami akan dirumah bersamamu”

 

“Mwo? Kenapa begitu? Ayolah jangan karena aku tidak pergi, Eomma dan Appa juga tidak pergi”Tanya Eun Kyo tidak terima dengan keputusan ibunya. Bagaimana bisa hanya karena ia tidak ikut liburan bersama, mereka bisa memutuskan hal seperti itu?

 

“Kami tidak bisa meninggalkanmu sendirian dirumah. Kau ini yeoja. Bagaimana mungkin Eomma dan Appa setega itu membiarkanmu sendirian? Bagaimana jika terjadi sesuatu padamu atau kau membutuhkan sesuatu disaat kami tidak ada. Eomma—”

 

“Eomma. Dengar, putrimu ini sudah dewasa dan bisa menjaga dirinya sendiri. Eomma dan Appa tidak perlu khawati eoh! Lagipula bukankah kalian jarang pergi berdua? Ini kesempatan kalian untuk menghabiskan waktu berdua tanpa ada aku yang akan mengganggu kalian”

 

“Pergilah. Anggap saja ini adalah bulan madu kedua Eomma dan Appa. Arachi?”Eun Kyo mencoba untuk membujuk ibunya untuk pergi bersama ayahnya tanpa perlu mengkhawatirkan keadaannya.

 

“Benar tidak apa-apa jika Eomma dan Appa meninggalkanmu sendirian dirumah?”Sepertinya ibu Eun Kyo terlalu khawatir meninggalkan putri semata wayangnya di rumah sendirian. Memang putrinya sudah dewasa, tapi bagaimanapun juga dia seorang gadis dan pasti siapapun akan khawatir jika harus meninggalkan anak gadisnya untuk pergi ke tempat yang bisa dibilang cukup jauh.

 

“Ne. Nan gwaenchana”

 

“Baiklah, kalau memang itu keputusanmu. Eomma dan Appa akan pergi. Tapi ingat, kau harus segera mengabari kami jika terjadi sesuatu. Mengerti?”

 

Eun Kyo akhirnya bisa bernapas lega setelah mendengar keputusan ibunya. Tidak sia-sia ia membujuk ibu dan ayahnya untuk tidak membatalkan acara liburan mereka. Sebenarnya bukan hanya tugas kuliah yang menjadi satu-satunya alasan ia tidak ikut dalam acara liburan kali ini tetapi juga karena Kyuhyun dan Mi Young. Bukannya tidak senang dengan keberadaan mereka, hanya saja— Yah pasti kalian mengerti apa yang Eun Kyo maksud. Percuma saja jika ia ikut, disana pasti Eun Kyo hanya akan melukai hatinya melihat Kyuhyun dan Mi Young begitu akrab dan terlihat mesra. Sudah cukup selama ini ia selalu bertahan menahan rasa sakit itu, ia tidak ingin menambahnya lagi.

 

“Arraseo. Aku akan segera menghubungi Eomma dan Appa jika terjadi sesuatu”

 

 

***

 

Keesokan harinya Keluarga Hwang dan Keluarga Lee berkumpul di halaman rumah. Mereka sedang bersiap-siap untuk pergi ke Jeju Island. Salah satu tempat tujuan wisata favorit di Korea karena pemandangannya yang begitu indah dengan hamparan laut biru yang begitu mempesona dan menyegarkan mata.

 

Mereka kini tengah sibuk memasukkan barang-barang yang dibutuhkan untuk acara liburan mereka ke dalam bagasi mobil. Terlihat ayah Mi Young dan ayah Eun Kyo saling bekerja sama memasukkan koper-koper ke dalam mobil mereka.

 

“Young-ah. Kenapa kau membawa barang sebanyak itu? Kau ini seperti akan pindahan saja”Ibu Mi Young sedikit terkejut melihat barang bawaan putrinya itu. Dua buah koper dan satu ransel dipunggung Mi Young. Entah apa saja yang dibawa oleh gadis itu sehingga membutuhkan tempat begitu banyak.

 

“Eomma! Eomma seperti tidak pernah muda saja. Ini semua adalah barang-barang yang aku butuhkan saat di Jeju nanti, aku tidak bisa menikmati liburanku tanpa barang-barang ini”Ujar Mi Young sembari memasukkan kedua kopernya kedalam bagasi mobil dengan susah payah.

 

“Kau ini ada-ada saja”Ibu Mi Young hanya bisa tersenyum geli melihat tingkah putrinya yang berlebihan itu.

 

“Semuanya sudah siap. Hubungi keluarga Cho, setelah itu kita bisa langsung berangkat.”Ujar ayah Mi Young memberikan instruksinya.

 

Satu per satu mereka memasuki mobil untuk segera berangkat. Baru saja Mi Young menaikkan kakinya ke dalam mobil, tiba-tiba ia berhenti dan kembali berdiri diluar mobil seperti posisi sebelumnya.

 

“Tunggu! Dimana Eun Kyo?”Tanya Mi Young setelah menyadari tidak ada kehadiran Eun Kyo disana. Ia baru ingat jika sejak beberapa menit yang lalu ia tidak melihat Eun Kyo.

 

“Aku disini Nona Hwang”Ujar seorang gadis dibelakang Mi Young. Gadis itu -Lee Eun Kyo- tersenyum memandang Mi Young yang kini tengah menampakkan raut kebingungan.

 

“Kenapa kau tidak bersiap-siap? Dimana kopermu? Yak! Kita akan segera berangkat Nona Lee”Mi Young melipat kedua tangannya di depan dada. Menatap Eun Kyo yang tidak bergeming setelah mendengar ucapannya.

 

“Aku tidak ikut pergi”Jawab Eun Kyo sontak membuat Mi Young membelalakkan matanya tidak percaya.

 

“MWO? Waeyo?”

 

“Gwaenchana. Hanya saja masih banyak tugas kuliah yangi harus segera aku selesaikan sebelum batas waktu berakhir”

 

“Bagaimana bisa seperti itu? Ayolah kali ini saja kau jangan memikirkan tugas-tugas menyebalkan itu dan ikut bersama kami untuk merilekskan pikiran, Eoh?”Mi Young mencoba membujuk Eun Kyo untuk ikut bersamanya berlibur ke Jeju. Mana bisa Mi Young berlibur dan bersenang-senang di Jeju menikmati pemandangan pantai yang indah sementara Eun Kyo di rumah sendirian berkutat dengan tugas-tugas yang menurut Mi Young menjengkelkan itu.

 

“Ya! Kau ingin aku mendapatkan nilai D bahkan mungkin saja F? Kau ingin aku tidak lulus? Kau ini benar-benar jahat”Eun Kyo tidak terima dengan pendapat Mi Young. Gadis itu memang benar-benar ingin menyesatkannya? Menyuruhnya ikut berlibur dan meninggalkan tugas yang akan menentukan nasibnya kelak. Tidak akan.

 

“Bukan begitu. Aku hanya ingin kita bisa berlibur bersama. Tapi, jika memang benar kau tidak bisa meninggalkan tugas-tugas itu baiklah kalau begitu jaga dirimu baik-baik selama kami berada di Jeju. Dan ingat, segera kabari aku jika terjadi sesuatu. Mengerti? ”Eun Kyo menggangguk sebagai jawaban dari pertanyaan Mi Young barusan. Kalimat terakhir yang diucapkan Mi Young sama persis seperti apa yang diucapkan oleh ibunya tadi malam. Sepertinya mereka benar-benar mengkhawatirkan keadaannya dan berhasil membuat Eun Kyo tersenyum jika mengingatnya.

 

Mi Young akhirnya masuk kedalam mobil. Tepat saat pintu mobil tertutup mobil itu perlahan-lahan mulai berjalan meninggalkan halaman rumah dan menyisakan Eun Kyo yang masih berdiri disana sembari melambaikan tangannya pada mobil yang semakin menjauh itu.

 

Setelah mobil sudah menjauh dan menghilang dari jarak pandangnya, Eun Kyo pun memutuskan untuk kembali masuk ke dalam rumah. Baru saja gadis itu membalikkan tubuhnya, tiba-tiba terdengar seseorang memanggil namanya dari arah belakang.

 

“Kyo-ya”Panggil sebuah suara dari arah belakang. Suara seorang pria yang sangat familiar bagi Eun Kyo. Gadis itu kembali memutar badannya untuk memastikan siapa orang yang memanggil namanya itu.

 

“Kyu- Kyuhyun-ah?”Eun Kyo terlihat terkejut melihat keberadaan Kyuhyun disana. Eun Kyo menengokkan kepalanya ke kanan dan ke kiri membuat Kyuhyun mengernyitkan dahinya bingung.

 

“Waeyo?”Tanya Kyuhyun heran melihat sikap sahabatnya itu.

 

“Tunggu. Kau tidak pergi bersama mereka ke Pulau Jeju?”Tanya Eun Kyo terlihat penasaran dengan kehadiran Kyuhyun di depan rumahnya.

 

Bukankah ibunya bilang bahwa Keluarga Cho juga ikut berlibur. Tapi bagaimana bisa Putra satu-satunya dari keluarga Cho itu bisa berada disini?

 

“Ani. Aku sedang tidak mood pergi untuk liburan. Aku hanya ingin menikmati waktu di rumah walaupun sebenarnya disana aku bisa menghabiskan waktu bersama Mi Young. Tapi aku sedang tidak tertarik pergi berlibur dan tinggal di rumah sendirian. Lalu bagaimana denganmu, kenapa kau tidak ikut liburan bersama mereka?”Tanya Kyuhyun ikut penasaran dengan keberadaan Eun Kyo di rumah.

 

“Masih banyak tugas kuliah yang harus segera aku selesaikan. Jadi, aku tidak bisa ikut pergi bersama mereka”Jawab Eun Kyo sedikit salah tingkah.

 

“Oh! Jinjja? Apa perlu aku membantumu menyelesaikan tugas-tugas itu? Aku rasa aku tidak terlalu buruk dalam hal membantu”Ujar Kyuhyun menawarkan bantuan pada Eun Kyo. Bisakah ini disebut sebagai perhatian? Perhatian seorang Cho Kyuhyun pada Lee Eun Kyo? Sungguh. Kali ini Eun Kyo tidak akan pernah menyesal karna merelakan liburan bersama ke Pulau Jeju jika ia bisa melihat Kyuhyun dalam keadaan seperti ini. Saat dimana Kyuhyun mengajaknya bicara lebih dari satu menit dan saat dimana Eun Kyo bisa sepuas hatinya memandangi wajah Kyuhyun tanpa membuatnya merasa sakit hati lagi.

 

“Aniyo. Aku tidak ingin merepotkanmu. Terimakasih untuk tawarannya”Eun Kyo menolak tawaran Kyuhyun secara halus. Tidak ingin membuat Kyuhyun marah dan setidaknya mungkin membuat Kyuhyun bisa mengobrol lebih lama dengannya.

 

“Baiklah. Eung, apa hari ini kau bisa menemaniku jalan-jalan? Hanya berkeliling Seoul. Bagaimana?”Ujar Kyuhyun tiba-tiba mengajak Eun Kyo pergi. Omo! Omo! Apa Eun Kyo sedang bermimpi? Seorang Cho Kyuhyun mengajaknya jalan-jalan berdua? Oh Tuhan apa ini yang disebut hikmah dari sebuah kesabaran. Kyuhyun yang selama ini bisa dibilang tidak pernah mengajaknya jalan-jalan, dahulu-pun mereka bepergian dengan mengajak Mi Young juga. Namun sekarang mereka jalan-jalan hanya berdua saja.

 

“Jalan-jalan. Tentu aku mau, tunggu sebentar aku akan mengganti baju terlebih dahulu”Eun Kyo menyetujui permintaan Kyuhyun. Tentu saja, gadis itu tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Berjalan-jalan dengan pria yang sangat dia cintai adalah suatu hal yang sudah lama ia inginkan.

 

Eun Kyo pun segera memasuki rumahnya. Berlari menuju ruang kamarnya untuk mengganti kaos lengan panjang dan hot pants yang ia gunakan sekarang dengan sebuah mini dress berwarna peach yang cocok digunakan saat jalan-jalan.

 

Kurang dari lima belas menit Eun Kyo keluar dari kamarnya. Seulas senyum terlihat dibibir gadis itu kala melihat Kyuhyun tengah duduk di sofa ruang tamu. Eun Kyo segera menuruni tangga menghampiri Kyuhyun yang tengah duduk santai sembari memainkan ponselnya.

 

Kyuhyun sedikit tercengang melihat penampilan Eun Kyo hari ini. Mungkin ini bisa dibilang pertama kalinya Kyuhyun melihat penampilan Eun Kyo yang seperti ini apalagi dengan rambut panjangnya yang biasanya di kuncir sekarang di urai begitu saja. Cantik. Tentu saja. Memang jika diperhatikan dengan seksama Eun Kyo memiliki wajah yang cantik walaupun tanpa make-up sekalipun. Tapi, mungkin karena selama ini Kyuhyun tidak pernah memperhatikannya jadi sepertinya ia baru menyadarinya sekarang.

 

Setelah puas memandangi perubahan Eun Kyo. Kyuhyun pun segera mengajak gadis itu keluar menuju mobilnya yang terparkir di halaman rumah Eun Kyo yang akan mengantar mereka berdua mengelilingi kota Seoul dalam cuaca yang cerah seperti saat ini.

 

 

 

Beberapa saat kemudian mobil yang ditumpangi oleh Kyuhyun dan Eun Kyo berhenti disekitar area taman kota. Tidak terlalu ramai. Hanya ada beberapa orang yang tengah menghabiskan waktu bersama keluarganya ataupun pasangan mereka masing-masing. Setelah keluar dari mobil, Kyuhyun dan Eun Kyo berjalan beriringan melewati jalan setapak yang berada di taman tersebut sembari menikmati hamparan rumput hijau yang membentang luas dengan berbagai pohon rindang dan fasilitas permainan untuk anak-anak maupun orang dewasa.

 

“Ternyata taman ini masih sama seperti dulu. Tidak ada ada yang berubah”Ujar Kyuhyun membuka pembicaraan. Mereka masih berjalan beriringan di area taman kota.

 

“Ne-”Kau juga masih sama seperti dulu. Batin Eun Kyo dalam hati.

 

Kyuhyun dan Eun Kyo menghentikan langkahnya. Mereka memutuskan untuk duduk di sebuah bangku terbuat dari besi yang menghadap tepat ke arena permainan di taman itu.

 

“Apa kau ingin es krim?”Ujar Kyuhyun setelah melihat sebuah kedai ice cream yang berada tidak jauh dari taman.

 

“Tentu”Jawab Eun Kyo singkat.

 

“Tunggu sebentar. Aku akan membelinya”

 

Kyuhyun berlari meninggalkan Eun Kyo di bangku taman untuk pergi ke kedai ice cream yang ada di dekat sana. Eun Kyo sedikit tersenyum melihat sikap Kyuhyun yang sama sekali tidak berubah. Dulu setiap mereka mengunjungi taman itu pasti hal pertama yang akan dilakukannya adalah membeli tiga cup ice cream dan sekarang pun pria itu masih melakukan kebiasannya itu.

 

Setelah beberapa menit, Kyuhyun kembali dengan membawa dua buah cup ice cream coklat. Pria bermarga Cho itu kembali duduk di samping Eun Kyo dan memberikan salah satu ice cream yang ada ditangannya pada gadis yang ada disampingnya itu.

 

“Kau masih melakukan kebiasaanmu seperti dulu”Ujar Eun Kyo setelah menerima ice cream dari Kyuhyun. Ditatapnya Kyuhyun yang kini sedang menatap gadis itu karena sedikit terkejut mendengar ucapannya.

 

“Ah! Entahlah. Aku sangat suka menikmati es krim di taman ini”Jawab Kyuhyun mengalihkan pandangannya menatap ke depan sembali menikmati ice cream yang ada ditangannya.

 

“Kyo-ya. Bolehkah aku bertanya sesuatu padamu?”Ujar Kyuhyun disela-sela kegiatan menikmati ice cream coklatnya tanpa mengalihkan pandangannya yang masih setia menatap ke arah depan.

 

“Tentu saja, aku akan siap menjawabnya”

 

“Ini mengenai Hwang Mi Young—”Eun Kyo menghentikan kegiatan menikmati ice creamnya saat mendengar Kyuhyun menyebut nama Mi Young. Senyum yang sudah lama terlukis dibibir gadis itu menghilang seketika“Apa Mi Young pernah bercerita sesuatu padamu tentang aku? Misalnya saja apa dia pernah mengatakan padamu jika dia menyukaiku?”

 

Oh Tuhan, permainan apa lagi yang sedang Eun Kyo alami saat ini. Kenapa disaat Mi Young tidak ada diantara mereka Kyuhyun tetap saja membahas hal yang berhubungan dengan Mi Young? Tidak tahukah pria itu jika Eun Kyo merasa cemburu dan sakit hati? Eun Kyo menyesal sudah menawarkan dirinya untuk siap menjawab apa saja pertanyaan yang akan diajukan pria itu barusan.

 

“Mi Young. Mi Young tidak pernah mengatakannya padaku jika dia menyukaimu. Tapi, aku sudah terlalu mengenal Mi Young. Hanya dengan menatap kedua matanya dan melihat tingkahnya pun aku sudah mengetahui jika ia sangat menyukaimu. Ani, tetapi mencintaimu”Jujur. Eun Kyo sebenarnya tidak sanggup mengatakan hal ini pada Kyuhyun. Sesuatu yang hanya akan membuatnya menangis saat kembali ke rumah nanti. Tapi ia harus mengatakan yang sebenarnya, Eun Kyo tidak ingin membohongi pria yang sangat dicintainya walaupun harus menyakiti perasaannya sendiri.

 

“Jinjja? Ah! Rasanya lega sekali mendengar jika gadis itu juga menyukaiku. Aku akan segera menyatakan perasaan ini padanya, kau harus membantuku Kyo-ya. Arraseo?”Ujar Kyuhyun tanpa memandang Eun Kyo. Kedua mata Kyuhyun terlihat berbinar-binar mendengar kabar yang menurutnya membahagiakan ini namun sebaliknya kabar ini hanya akan semakin menyakiti perasaan Eun Kyo.

 

Gadis bermarga Lee itu hanya bisa menundukkan kepalanya menatap kedua tangannya yang membawa ice cream dengan nanar. Ia sama sekali tidak merespon permintaan Kyuhyun, gadis itu tengah bersusah payah menahan air matanya yang mendesak ingin keluar dari pelupuk mata gadis itu.

 

“Kau mau kan membantuku?”Tanya Kyuhyun sekali lagi memastikan persetujuannya yang belum dijawab oleh Eun Kyo.

 

Sedikit terkejut. Eun Kyo pun mendongakkan kepalanya menatap Kyuhyun, tentu saja setelah memastikan jika ia sudah sedikit merasa lebih baik dari sebelumnya. Kyuhyun terkekeh geli saat menatap wajah Eun Kyo. Entah apa yang menurut pria itu lucu sehingga membuat pria itu hampir tertawa.

 

“Wae? Kenapa kau tertawa seperti itu?”Tanya Eun Kyo penasaran melihat ekspresi Kyuhyun yang berubah secara tiba-tiba. Sepertinya beberapa detik yang lalu pria itu bersikap serius.

 

“Ani. Hanya saja aku merasa kau ini seperti anak kecil”Ujar Kyuhyun terus tersenyun menatap wajah gadis yang duduk disampingnya itu.

 

“Maksudmu?”Eun Kyo yang tidak mengerti dengan pembicaraan Kyuhyun hanya bisa memandang pria itu dengan wajah polosnya.

 

“Ya! Kau ini sudah dewasa, tapi bagaimana bisa caramu memakan es krim seperti anak kecil eoh?”

 

“Eoh?”

 

“Aish! Kau ini—”

 

Tiba-tiba dengan gerakan cepat Kyuhyun menyentuh wajah Eun Kyo. Tepatnya mengusap bibir gadis itu dengan ibu jari Kyuhyun. Mengusapnya dengan lembut dari sisa-sisa ice cream yang masih tertinggal disana. Eun Kyo membelalakkan matanya saat merasakan sentuhan itu. Tubuhnya tiba-tiba menegang, jantungnya berdetak dua kali lipat dari biasanya.

 

Ini adalah skinship pertama antara Eun Kyo dan Kyuhyun. Tidak, tidak. Saat kecil dulu Kyuhyun juga pernah menggandeng tangannya, tapi saat itu Eun Kyo tidak merasakan hal seperti ini dimana jantungnya berdetak di atas batas normal.

 

“Kau masih sama seperti Eun Kyo-ku yang dulu”Ujar Kyuhyun tersenyum menatap kedua manik mata Eun Kyo. Gadis itu sama sekali belum bergerak setelah menerima perlakuan dari Kyuhyun beberapa detik yang yang lalu.

 

Jika Tuhan mengijinkan, Eun Kyo ingin menghentikan waktu saat ini juga. Waktu dimana ia bisa selalu bersama Kyuhyun, terus menatap wajah yang begitu dikaguminya dan menghabiskan waktu berdua dengan Kyuhyun. Ia ingin Kyuhyun menjadi miliknya. Egois memang, tapi Eun Kyo sangat mencintai Kyuhyun dan berjanji akan membuat Kyuhyun bahagia jika ia bisa bersama pria itu. Namun Eun Kyo sadar, gadis yang disukai Kyuhyun bukan dirinya melainkan Mi Young. Kenyataan itu kembali membuat Eun Kyo harus merasakan nyeri didadanya.

 

“Aku, sangat menyukaimu”

 

 

TO BE CONTINUED

Iklan

11 thoughts on “If You Love Me More [6/?]

  1. Next jgn lma2 min..
    Ksian eun kyo!!!!
    Kpn hae mncul??? Nanti klo mncul bkn suka ma eun kyo ya,, kn ky mujhe dosti karoge,, hehe

  2. thor….
    kasian eunkyo…
    mau ampe kapan dia sakitin dia sendiri?
    uda cukup sakitin eunkyo thor..
    aku nga tega lihat runkyo sedih…

  3. Author banyakin moment eunkyu couple dong aish jinja klo aku jadi eun Kyo ku lebih milih skolah d ujung kulon ckckckck apasih nih 🙂 fighting thor 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s