If You Love Me More [4/?]

Picture22

Title     :  If You Love Me More 4

Author :  Dyah Lee

Cast     :  Cho Kyuhyun, Lee Eun Kyo, Hwang Mi Young, Lee Donghae, Jung Soo Jung.

Genre  :  Romance

Rating :  G

Lengt  :  Chapter

Note    :  Maaf jika ada banyak typo yang bertebaran.

***

AUTHOR POV

“Mi Young-ah, lihat”Panggil Eun Kyo terlihat antusias. Gadis itu dengan segera memanggil Mi Young untuk melihat pesan yang ada di layar komputer yang baru saja dibaca olehnya.

“Wae?”Tanya Mi Young heran mendengar panggilan Eun Kyo yang begitu antusias tetap memandang layar komputer miliknya itu.

Dengan segera Mi Young pun beranjak dari ranjangnya. Meninggalkan Soo Jung yang kini tengah memilah-milah pakaian milik Mi Young di atas ranjang, atau lebih tepatnya tengah mengacak-ngacaknya.

Mi Young berjalan mendekati Eun Kyo. Kini gadis itu sudah berdiri tepat disamping Eun Kyo yang posisinya masih seperti sebelumnya. Duduk menghadapi komputer.

“Ada apa?”Tanya Mi Young sekali lagi untuk memastikan apa yang sedang terjadi sehingga membuat Eun Kyo begitu terlihat berbunga-bunga menatap benda elektronik kotak itu yang sepertinya tengah menampilkan sesuatu yang begitu menarik.

“Kyuhyun. Dia bilang akan segera kembali ke Seoul. Lusa, dia akan mengambil penerbangan pagi dari Amerika”Jawab Eun Kyo berbinar-binar.

“Jinjja?”Mi Young begitu terkejut mendengar berita itu. Segera Mi Young mengecek kebenaran kata-kata Eun Kyo itu dengan melihat layar komputer yang kini terpampang dengan jelas e-mail masuk yang dikirim oleh Kyuhyun.

Dengan teliti Mi Young membaca setiap kalimat yang terpampang begitu jelas di layar komputernya. Gadis itu menutup mulutnya karena saking tidak percayanya bahwa pria itu benar-benar akan segera kembali. Pria yang selama ini selalu dia tunggu-tunggu kehadirannya, pria yang selama ini selalu ia rindukan dan sosok pria yang dulu selalu membuatnya tersipu malu karena serentetan kalimat-kalimat gombalannya. Akhirnya setelah sekian tahun dia pergi meninggalkan Korea, Kyuhyun memutuskan kembali ke tempat dimana ia dilahirkan, dimana ia tumbuh bersama Mi Young dan Eun Kyo bersama-sama.

“Kyo-ya, pria itu akhirnya memutuskan untuk kembali ke Korea. Kita harus segera memberitahu kabar bahagia ini pada orangtua kita”Ujar Mi Young bahagia. Ini sungguh diluar dugaan, akhirnya saat-saat yang sudah lama ditunggu oleh Mi Young datang juga.

Gadis itu benar-benar merindukan pria bermarga Cho itu. Selama ini Kyuhyun hanya memberinya kabar melalui e-mail, namun Mi Young tidak pernah meminta pria itu mengirimkan fotonya sekedar untuk melepas rasa rindu Mi Young dengan pria itu. Begitupun sebaliknya, Kyuhyun tidak pernah meminta Mi Young mengirimkan sebuah foto melalui e-mailnya untuk Kyuhyun. Sepertinya mereka sama-sama ingin bisa memandang wajah satu sama lain secara langsung, bukan melalui sebuah foto.

“Ne, kau benar Young-ah. Kalau begitu aku harus segera pulang dan memberitahukan kabar bahagia ini pada Eomma dan Appa”Lee Eun Kyo. Gadis itu pun beranjak dari kursi yang sudah beberapa jam yang lalu ia duduki. Meninggalkan Mi Young yang kini mengambil alih kursi itu untuk ia duduki.

Dengan perasaan bahagia, Eun Kyo meninggalkan kedua sahabatnya itu di kamar Mi Young untuk segera pulang ke rumahnya dan menceritakan kabar tentang kepulangan Kyuhyun dan kedua oraang tuanya dari Amerika kepada Ayah dan Ibunya. Sebentar lagi. Yah.. Gadis itu berpikir sebentar lagi ia akan melihat Kyuhyun. Sahabat yang sudah mencuri hatinya, pria yang sudah mengisi semua ruang kosong yang ada pada dirinya tanpa sedikitpun menyisakannya untuk orang lain.

Gadis bermarga Lee itu sudah tidak tampak lagi, hilang di balik pintu kamar Mi Young yang sudah tertutup rapat menyisakan dua mahkluk yang masih setia menghuni kamar itu. Soo Jung, salah satu orang yang ada disana hanya bisa terheran-heran mendengar percakapan kedua sahabatnya barusan. Entah apa yang mereka bicarakan. Kyuhyun? Sepertinya. Tapi siapa dia? Kenapa selama ini dia mengetahui orang yang menjadi topik pembicaraan antara Mi Young dan Eun Kyo.

“Yak! Ceritakan padaku siapa itu Kyuhyun? Kenapa kau tidak pernah memberitahuku tentang dia?”Tanya Soo Jung begitu penasaran yang sama sekali tidak digubris oleh gadis yang kini menggantikan peran Eun Kyo di depan layar Komputer. Soo Jung hanya bisa mendengus kesal karena diabaikan oleh Hwang Mi Young.

***

“Aku pulang”Sapa Eun Kyo ketika memasuki rumahnya. Setelah menutup pintu rumah, Eun Kyo berjalan menuju ruangan yang selalu digunakan oleh Ayah dan Ibunya untuk menghabiskan waktu luang atau sekedar bersantai.

“Eomma.. Appa..”Panggil Eun Kyo mencoba memastikan jika kedua orang tuanya berada disana.

Eun Kyo bernapas lega melihat kedua orang tuanya duduk bersantai mengitari sebuah meja yang kini sudah dipenuhi oleh berbagai macam masakan khas Korea yang begitu menggiurkan untuk segera dimakan.

“Kau sudah pulang? Ayo kita makan bersama. Eomma sudah memasak makanan kesukaanmu”Ujar Ibu Eun Kyo terlihat sibuk menyiapkan peralatan makan yang ada dimeja.

Mendengar ucapan ibunya, Eun Kyo pun langsung mendudukan dirinya pada salah satu kursi yang terletak tepat disamping ibunya yang sudah duduk setelah menyelesaikan kegiatan menyiapkan makanannya. Sementara sang Ayah duduk tepat berhadapan dengan ibunya.

“Eomma.. Appa.. Aku punya kabar gembira untuk kalian”Eun Kyo memulai pembicaraannya. Kedua orangtuanya pun menghentikan kegiatan yang baru saja akan mereka lakukan jika putri semata wayangnya itu tidak mengucapkan kalimat yang membuat mereka jadi penasaran.

“Kabar apa? Kau membuat Appa penasaran”Ujar sang ayah memandang putrinya itu dengan berbagai pertanyaan yang begitu mengganjal dikepalanya.

“Ne, kau membuat Eomma penasaran juga, memangnya ada apa?”Tanya ibu Eun Kyo mengikuti jejak suaminya.

Eun Kyo terdiam seolah-olah ingin membuat kedua orang tuanya itu begitu penasaran tentang kabar yang ia bawakan. Gadis itu hanya bisa terkekeh geli setelah melihat kedua orangnya itu terus memasang wajah penasaran tanpa mencoba untuk menuntut jawaban darinya.

“Kyuhyun, Cho ahjumma dan Cho ahjussi besok akan kembali ke Seoul. Mereka akan mengambil penerbangan pagi dari Amerika”Jawab Eun Kyo diakhiri dengan senyuman menatap Ayah dan Ibunya bergantian.

Kedua orang tua Eun Kyo masih terdiam memandang putrinya, mencoba mencerna perkataan yang baru saja dilontarkan oleh bibir mungil putri mereka itu. Sedetik kemudian mereka berdua pun saling berpandangan melihat satu sama lain.

“Jeongmalyo?”Tanya Tuan dan Nyonya Lee bebarengan memastikan apa yang diucapkan oleh putrinya itu benar.

Hanya dengan sebuah anggukan Eun Kyo menjawab pertanyaan kedua orang tuanya itu. Membenarkan pertanyaan mereka jika sahabat baik yang sudah lama meninggalkan Korea itu akhirnya kembali ke tanah kelahiran mereka.

“Akhirnya, setelah bertahun-tahun mereka berada di Amerika memutuskan untuk kembali ke Korea, kita harus bersiap-siap menyambut kedatangan mereka besok”Sang Ayah yang notabennya adalah sahabat baik Ayah Kyuhyun itu terlihat sangat antusias menanti kepulangan sahabatnya itu.

“Ne, kita harus bersiap-siap. Aku akan mempersiapkannya dengan Ibu Mi Young”Jawab Ibu Eun Kyo menyetujui ide suaminya. Eun Kyo sangat senang melihat kedua orang tuanya itu sama-sama antusias menanti kepulangan pria itu bersama kedua orang tuanya ke Korea. Lusa. Eun Kyo juga akan mempersiapkan dirinya untuk bisa berdiri menanti kedatangan pria itu dalam jarak pandangnya setelah sekian lama ia menantinya.

Setelah mereka menyelesaikan makan siang yang lebih didominasi oleh pembicaraan mengenai kepulangan Kyuhyun dan kedua orang tuanya, Eun Kyo pun memutuskan untuk memasuki kamar pribadinya. Gadis itu duduk ditepi ranjangnya menatap keluar jendela yang terbuka menyajikan pemandangan langit biru yang dipenuhi oleh awan dan burung-burung yang berterbangan. Angin berhembus memasuki jendela kamarnya, menerpa wajah Eun Kyo yang kini tengah di selimuti oleh kebahagian.

Kedua mata gadis itu beralih pada sebuah foto yang terbingkai dengan indah yang terpampang di atas meja riasnya. Eun Kyo tersenyum menatap foto yang berisikan tiga anak yang tidak lain adalah Kyuhyun, Mi Young dan tentu saja dirinya tengah duduk di bangku taman. Setelah menatap foto itu dari kejauhan, gadis itu mengambil bingkai berisi foto itu dari tempat semula, menatap pria kecil yang ada difoto itu dengan senyuman yang terus terukir dibibirnya.

Membayangkan bagaimana rupa pria itu sekarang, saat masih belia pria itu sudah memiliki pesona yang bisa mengikat siapapun. Mungkin sekarang pria itu lebih-lebih mempesona dibandingkan saat ia masih kecil. Eun Kyo tidak bisa menghentikan senyum yang terus terukir dibibirnya, mengingat pria yang sangat dia cintai sejak dulu akan segera kembali. Walaupun Eun Kyo tahu dari dulu Kyuhyun lebih tertarik dengan Mi Young dibandingkan dengan dirinya, namun semua itu tidak menutup perasaan cintanya pada pria bermarga Cho itu.

“Aku sudah tidak sabar ingin segera melihatmu Cho Kyuhyun. Bogoshipo”Ujar Eun Kyo lirih terus menatap wajah pria kecil itu dalam foto.

Keesokan harinya. Mi Young, Eun Kyo beserta kedua orang tua mereka masing-masing mendatangi bandara Incheon. Mereka berencana untuk menjemput Kyuhyun dan kedua orang tuanya secara langsung dibandara.

“Apa benar mereka akan pulang hari ini? Kenapa mereka tidak muncul?”Ujar Ayah Mi Young. Tuan Hwang terus menatap pintu kedatangan di bandara sambil terus membawa kertas yang bertuliskan nama Kyuhyun dan kedua orang tuanya.

“Ya! Appa.. Mana mungkin putrimu ini berbohong. Aku sudah membacanya sendiri e-mail yang Kyuhyun kirimkan, bahkan Eun Kyo juga membacanya. Benarkan Kyo-ya?”Jawab Mi Young meminta pembelaan dari Eun Kyo karena sikap sang Ayah yang sepertinya meragukan kata-kata Mi Young tentang kepulangan Kyuhyun.

“Ne, itu benar ahjussi, Kyuhyun bilang hari ini mereka pulang mengambil penerbangan pagi. Jadi, aku rasa sebentar lagi mereka pasti sampai”Eun Kyo membenarkan kata-kata Mi Young. Menjelaskan apa yang sepertinya membuat Tuan Hwang itu terlihat gusar.

“Sebaiknya kita tunggu saja, mungkin kita terlalu antusias mendengar berita kepulangan mereka sehingga terlalu cepat datang kebandara untuk menjemput mereka”Ujar Ayah Eun Kyo mencoba meyakinkan untuk tetap sabar menunggu.

“Ne, ahjussi benar”Jawab Mi Young menganggukkan kepalanya menyetujui kata-kata Tuan Lee.

Setelah hampir satu jam mereka menunggu kedatangan orang-orang yang begitu mereka nanti, akhirnya Kyuhyun dan kedua orang tuanya muncul dari pintu kedatangan. Mereka baru saja sampai setelah penempuh perjalanan dari Amerika.

Kedua orang tua Eun Kyo dan Mi Young bernapas lega setelah melihat sahabat mereka akhirnya sampai dengan selamat di Korea. Sementara itu Mi Young dan Eun Kyo langsung terpaku melihat pria yang berjalan diantara Tuan dan Nyonya Cho itu, pria yang diyakini adalah Kyuhyun itu terlihat mempesona. Bagaimana tidak? Pria jangkung itu terlihat begitu tampan dengan kulit putih, hidung yang mancung, rambut coklat yang berantakan dan setelan kemeja biru muda yang melekat pas ditubuhnya membuat pria itu terlihat begitu tampan.

Kyuhyun yang ada dihadapan mereka benar-benar berbeda dengan Kyuhyun yang mereka kenal dulu. Kyuhyun kecil kini sudah berubah menjadi pria tampan yang begitu berkarisma.

“Benarkan itu Cho Kyuhyun yang kita kenal?”Tanya Mi Young entah pada siapa. Kedua mata gadis itu masih terpaku melihat pria yang kini berjalan semakin mendekati tempatnya berada.

“Aku rasa itu memang Kyuhyun yang kita kenal”Jawab Eun Kyo terus menatap kagum pria itu tanpa mau mengalihkan pandangannya pada objek lain.

Kyuhyun terus berjalan mendekati tempat dimana mereka berada. Pria itu terus menampilkan senyumnya yang membuat siapapun yang berada di bandara begitu terpesona, terutama kaum hawa yang bisa saja meleleh melihat ketampanan pria yang akhirnya menginjakkan kakinya kembali di tanah kelahirannya.

Kyuhyun berjalan semakin mendekat ke arah dimana gadis yang sanga ia rindukan berada. Kedua mata elangnya terus menatap paras cantik yang tidak pernah berubah sejak dulu. Gadis itu, Hwang Mi Young.

“Hai Nona Hwang, bagaimana kabarmu? Kau masih tetap cantik seperti dulu”Ujar Kyuhyun setelah ia berdiri tepat dihadapan Mi Young. Tanpa mempedulikan orang-orang disekitarnya Kyuhyun dengan gerakan cepat mencubit hidung Mi Young hingga membuat gadis itu meringis.

“Yak! Kau ini. Dengar ya Tuan Cho.. Kau baru sampai, seharusnya kau bersikap baik padaku setelah bertahun-tahun tidak bertemu bukannya melakukan hal konyol seperti ini”Ujar Mi Young tidak terima dengan perlakuan Kyuhyun. Diusap-usapkannya hidup Mi Young dengan tangan lentiknya.

“Arraseo. Aku hanya ingin menyapamu dengan hal yang berbeda”Kyuhyun hanya bisa tersenyum melihat gadis yang begitu dia rindukan mengerucutkan bibirnya akibat perlakuannya barusan.

Disisi lain Eun Kyo yang berada disana, berdiri disamping Mi Young hanya berbeda bebepara langkah didepannya hanya bisa tersenyum getir melihat Kyuhyun dan Mi Young yang terlihat begitu akrabnya tanpa mempedulikan keberadaannya.

Eun Kyo sadar sejak pertama gadis yang menjadi tujuan Kyuhyun hanya Mi Young seorang dan bukan dirinya. Buktinya saat Eun Kyo pertama kali melihat pria itu dan seakan akan waktu berhenti pada detik itu karena pesona pria itu, malah dengan teganya Kyuhyun berjalan melewatinya tanpa menyapa Eun Kyo atau mungkin pria itu tidak mengenalinya. Itu benar-benar menyadarkan Eun Kyo dimana posisinya berada.

Eun Kyo sudah menampakkan senyum manisnya saat kemunculan pria itu, namun dengan sekali hentakan Kyuhyun seperti menjatuhkannya ke dasar jurang yang membuatnya begitu tersadar jika pria itu sepertinya hanya merindukan Mi Young.

Mi Young satu-satunya gadis yang sepertinya menjadi pusat aspek kehidupan Kyuhyun.

“Huwaa.. Cho Kyuhyun ternyata sudah berubah menjadi pria yang semakin tampan dan mempesona eoh?”Ujar Ibu Eun Kyo mengalihkan perhatian Kyuhyun kini menatap wanita paruh baya itu.

“Aaa.. Ahjumma terlalu memuji”Kyuhyun tersipu malu mendengar pujian dari Nyonya Lee itu.

“Itu memang benar, Kyuhyun kecil sekarang sudah menjadi pria dewasa yang semakin terlihat mempesona. Ahjumma yakin, disana pasti banyak gadis yang mengejarmu”Tambah ibu Mi Young menyetujui perkataan ibu Eun Kyo. Sementara Kyuhyun hanya bisa tersenyum sembari menggaruk kepalanya yang sepertinya tidak gatal

“Selamat datang Kyuhyun-ah, bagaimana perjalananmu?”Tanya seorang gadis tiba-tiba mengalihkan pandangan Kyuhyun. Pria itu kini menatap wajah yang tidak asing lagi baginya.

“Ah.. Kau pasti Eun Kyo? Sekarang kau berubah. Lumayan menguras tanaga, sepertinya tubuhku ini ingin segera beristirahat”Ujar Kyuhyun meregangkan otot-otot tubuhnya yang memang sepertinya lelah akibat penerbangan dari Amerika ke Korea yang cukup menguras tenaga.

Saat mereka tengah asyik mengobrol satu-sama lain, tiba-tiba Ayah Eun Kyo menghentikan kegiatan mereka. Mengajaknya untuk segera pulang agar Kyuhyun dan kedua orang tuanya bisa beristirahat di rumah.

“Sebaiknya kita segera pulang. Aku rasa kalian bertiga pasti lelah setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang dan menguras tenaga”

“Iya itu benar, aku sepertinya butuh istirahat. Tubuh renta-ku sepertinya tidak bisa menahan terlalu lama rasa letih ini”Jawab Ayah Kyuhyun menyetujui saran sahabatnya itu.

Mereka pun memutuskan untuk pulang kerumah. Kyuhyun meminta ijin pada kedua orang tuanya untuk bisa satu mobil dengan Mi Young agar bisa mengobrol sepuasnya dengan gadis yang sangat ia rindukan itu.

Sepanjang perjalanan Kyuhyun terus saja merecoki Mi Young yang jelas-jelas mencoba berkonsentrasi melihat pemandangan yang ada diluar jendela. Mungkin saja ini efek akbiat bertahun-tahun lamanya Kyuhyun tidak pernah melihat gadis itu. Sementara itu Eun Kyo hanya bisa tersenyum getir melihat kedekatan mereka berdua. Walau berada di dalam mobil yang sama, Kyuhyun sama sekali tidak mengajak Eun Kyo bicara. Jangankan mengobrol dengannya mengucapkan sebuah kalimatpun hanya saat di bandara saja. Tapi semua itu tidak masalah, asalkan bisa melihat senyum Kyuhyun, Eun Kyo pun bisa tersenyum karnanya.

“Yak! Kau sepertinya terlalu percaya diri Tuan Cho”Ujar Mi Young sedikit berteriak dengan orang yang duduk disampingnya itu.

“Hey.. Aku ini memang pria tampan dan manis. Kau tidak tahu banyak gadis diluar sana yang begitu terpesona dengan ketampanan seorang Cho Kyuhyun. Apa kau tidak menyadarinya saat dibandara?”

“Kau sungguh menyebalkan. Kau sama sekali tidak berubah”Cibir Mi Young terhadap pria yang kini terkekeh melihat ekspresi kekesalan gadis itu.

“Ralat. Aku tidak menyebalkan tetapi mengagumkan. Itulah yang benar”Kyuhyun yang tidak terima dengan kata-kata Mi Young dengan cepat membenarkan ucapannya.

“Terserah”Ujar Mi Young akhirnya pasrah. Sampai kapanpun memang Mi Young tidak akan pernah menang berdebat dengan Kyuhyun.

Setelah menempuh perjalanan yang tidak terlalu jauh, mereka pun akhirnya sampai dirumah masing-masing. Begitupun dengan Mi Young, Eun Kyo dan Kyuhyun. Mereka kini tengah bersantai di dalam kamar masing-masing, membaringkan tubuh mereka di ranjang empuknya sembari membayangkah kejadian hari ini.

***

Di sebuah kamar, terlihat seorang gadis tertidur dengan nyenyaknya diatas ranjang berukuran king size itu. Ia sama sekali tidak merubah posisi tidurnya sejak ia membaringkan tubuh langsingnya beberapa menit yang lalu.

Tiba-tiba suara yang berasal dari deringan ponsel itu menggema diseluruh penjuru kamar. Membangunkan sang pemilik yang baru saja menikmati alam mimpinya, memaksanya untuk segera membuka mata.

“Yeoboseyo?”Sapa gadis yang tidak lain adalah Mi Young itu pada seseorang yang ada di seberang sana.

“Hay nona cantik, apa malam ini kau ada acara?”Tanya Kyuhyun to the point. Pria itu memang tidak begitu suka dengan basa-basi, ia berpikir jika basa-basi hanya bisa mengulur waktu.

“Aishh.. Ternyata kau. Wae? Malam ini aku ada acara dan sekarang kau mengganggu istirahatku untuk nanti malam”Jawab Mi Young ketus.

“Mwo? Ahh.. Sayang sekali, padahal malam ini aku ingin mengajakmu makan di restoran”Kyuhyun sepertinya kecewa dengan jawaban Mi Young. Rencana yang dia buat sepertinya akan gagal.

“Kau tidak tahu? Kita akan mengadakan makan malam dirumahku. Untuk itu, aku akan sibuk membantu Eomma menyiapkan makanan menyabut kepulanganmu”Jawab Mi Young sedikit kesal dengan Kyuhyun. Sepertinya ayah dan ibunya belum memberitahu Kyuhyun jika malam ini akan diadakan makan malam bersama.

“Jinjja? Baiklah kalau begitu, lanjutkan istirahatmu dan selamat membantu Hwang Ahjumma menyiapkan makan malam. Aku sudah tidak sabat untuk makan malam bersama”

“Ne, Kututup telponnya”Ujar Mi Young akhirnya mematikan sambungan telepon itu secara sepihak.

Kyuhyun yang menerima perlakuan itu hanya bisa mendengus kesal. Bagaimana bisa gadis yang begitu dikaguminya itu mengakhiri percakapannya secara sepihak tanpa ada kata-kata lain yang bisa membuat Kyuhyun merelakan dan menerima perlakuan gadis itu.

“Yak! Kau! Aishh.. Beraninya gadis ini mematikan teleponku secara sepihak? Bahkan tidak mengucapkan apapun selain Kututup teleponnya.. Benar-benar menyebalkan”

TO BE CONTINUED

9 thoughts on “If You Love Me More [4/?]

  1. Ini kyake versi indonya film hindia yg jdulya mujhe dosthi karoge ia??
    Aq suka film itu apalagi ini ada versi indoya…
    Di tnggu part slanjutnya thorrr..

  2. Miris bngt s rum Kyo yah KyuHyun benèr2 jahat klo d veri indianya yg jdi cowoknya masih basa basi ngajakin ngobrol klo KyuHyun cuma mau ngomong sma miyoung :’) lanjutt Baca deh author semangat Nee 🙂

  3. sikap kyu ini nyakitin bnget sih..

    kenapa jdi aq yg nangis sedangkan yg diperlakukan gga adil itu eunkyo??(・へ・)

  4. Ping-balik: If You Love Me More [11/12] | Superjunior Fanfiction 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s